MATRIKS LANJUTAN 2

MATRIKS LANJUTAN 2 


1. DETERMINAN

  •  METODE SARRUS  

                Ciri khas metode ini adalah pola perkalian menyilang elemen matriks.
Ciri khas ini juga dimiliki pola Sarrus 4×4, hanya saja dengan jumlah pola yang lebih 
banyak yaitu 3 pola.


Contoh soal: Tentukan determinan matriks berikut ini!


  • METODE MINOR DAN KOFAKTOR

              Salah satu cara menentukan determinan matriks segi adalah dengan minor-kofaktor 
elemen matriks tersebut.

Cara ini dijelaskan sebagai berikut:
                  Misalkan Aij adalah suatu matriks yang diperoleh dengan cara menghilangkan 
baris ke-i dan kolom ke-j dari suatu matriks Amxn

Didefinisikan sebagai berikut: 
  1. Minor elemen aij diberi notasi Mij, adalah Mij = det(Aij).
  2. Kofaktor elemen aij, diberi notasi αij, adalah αij=(−1)i+jMijαij

Contoh:



Perhitungan Determinan dengan Minor-Kofaktor

Definisi: Misalkan suatu matriks A = (aij)nxn dan aij kofaktor elemen aij, maka:

  • EKSPANSI LAPLACE
                    Ada banyak sekali metode untuk menyelesaikan permasalahan mengenai 
determinan mulai dari sarrus, metode minor kofaktor, metode reduksi baris, dan lain-lain. 
Metode Larplace merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan determinan matriks.

                     Metode ini menggunakan bantuan determinan matriks 2x2 yang terbentuk dari pencoretan baris ke i dan kolom ke j.  Kita dapat memilih akan mengekspansi ke arah mana 
yang kita mau, bisa searah baris ke i  bisa juga searah kolom ke j . Contohnya dengan 
matriks A  yang sama dengan contoh di atas dan kita ekspansi searah dengan baris 1.

Untuk aturan tanda positif negatifnya seperti berikut :


  • Matriks Balikan (Invers)
Orde 2x2
                    Jika A dan B matriks bujur sangkar sedemikian rupa sehingga A B = B A = I , 
maka B disebut balikan atau invers dari A dan dapat dituliskan B = A-1 (B sama dengan invers A). Matriks B juga mempunyai invers yaitu A maka dapat dituliskan A = B-1. Jika tidak ditemukan matriks B, maka A dikatakan matriks tunggal (singular). Jika matriks B dan C adalah invers dari 
A maka B = C.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATRIKS LANJUTAN 1

MATRIKS LANJUTAN 3